Peraturan Baru Handshake AKB48 Pasca Kerusuhan
Grup idol asal negeri matahari terbit yang pernah meraih penghargaan Japan Record Award sekaligus juga sebagai kakak dari JKT48 yakni AKB48, pada hari ini (5/7) baru saja menggelar event Akushukai atau jabat tangan kali pertama pasca tragedi percobaan pembunuhan beberapa waktu lalu yang dilakukan oleh seseorang yang diduga mengidap gangguan jiwa.Handshake kali ini digelar di Tokyo Big Sight dengan tiket akushukai yang diperoleh dari single ke-35 AKB48 Mae Shika Mukanee.
Setelah kejadian penyerangan dalam pertemuan jabat tangan yang dilaksanakan di Iwate mei lalu, pihak manajemen AKB48 Group mengambil langkah untuk menerapkan keamanan tingkat tinggi pada tiap-tiap event yang akan berlangsung termasuk Handshake.
Langkah high security check digunakan dalam beberapa varian metode. Pertama, saat memasuki pintu area lokasi Handshake akan ada pengecekan barang bawaan terlebih dahulu yang dilakukan oleh petugas keamanan. barang bawaan tidak boleh dibawa pada saat bersalaman dan hanya bisa diambil ketika usai bertemu dengan para anggota AKB48 Group.
Selanjutnya, pengunjung yang hadir akan melewati sebuah alat metal detektor untuk mengecek apakah para penggemar membawa benda tajam dan sebagainya.
Untuk tata cara bersalaman dengan oshimen atau member yang disukai, hanya boleh bersalaman dengan satu tangan dan tangan yang satu lagi wajib memegang sebuah pagar besi pembatas. selebihnya itu dilarang dan akan ditegur oleh petugas keamanan yang berada di samping member.
Disamping itu banyak juga keluhan yang dirasakan oleh para penggemar dengan adanya sistem keamanan yang baru ini, mereka menilai ini membuat para fans merasa tidak nyaman. (JKT48FC / Rizki Tegar)
Sumber: JKT48Fans-com










0 komentar: